sambil dengerin lagu-lagunya Kodaline.
Ini band lagunya enak2.
Paling seneng yang judulnya High Hopes.
dan ternyata model video clipnya yang jadi Ser Davos ^^
Inti lagunya tergolong mainstream sih, model2 susah move on.
Tapi kerennya, lagu ini bercerita banget. Musicnya jg bagus.
Sok dengerin...
2015 udah mau kelar. Dapet apa? embuuuh.
Pergantian tahun kemarin emang sengaja ga bikin list resolusi. Pengalaman tahun resolusi tahun 2014 hampir semua ga tercapai :(
Tapii.. sebenernya ada baiknya juga bikin list. Setidaknya jelas apa yang harus capai. Semisal ga bisa mencapainya dalam satu tahun, kita bisa tahu sampai mana perjalanan kita untuk meraihnya.
Mungkin habis ini aku bikin. Sebagian masih dengan resolusi lama, sebagian baru, dan sebagian harus ganti haluan. Because life is unpredictable ^^
Tahun 2015... ga banyak yang perubahan sebenernya.
Masih dengan status mahasiswi pascasarjana dengan otak dan keuangan pas-pasan (hehee), dan jomblo. eh engga ding.. single.
Niat banget pengen bisa lulus Januari 2016, tapi sampai sekarang.... masih belum ada keberanian untuk nulis draft. Masih banyak revisi tapi embuh.. rasanya beraaaaat banget. Serasa elektron yang lagi dalam keadaan ground-state, dan untuk tereksitasi harus ada energi yang mendorongnya. Energinya berupa apa? Semangat dari orang-orang tersayang udah. Uang? i don't think so.
Yaa emang harus dari diri sendiri.
Sebenernya.. nulis blog ini termasuk agar aku semangat nulis draft sih, dengan pemikiran kalo terbiasa nulis insyaAllah nulis draft jadi terasa gampang.
Tapi kenapa ga dari duluuuuu (ini kebiasaan banget, selalu mencari solusi disaat-saat terakhir :D)
Kembali flashback 2015 ini.
Awal2 tahun.. kaya kambing yang cari2 gembalanya. awal semester tiga yang cuman diisi dengan proposal. bingung sana sini, inconfident, doing all the things dengan tempo yang seselow selownya.. sampai akhirnya semesternya udah mau abis aku belum ujian proposal, apalagi ngelab! akhirnya akhir juni baru ujian proposal. agustus ngajuin beasiswa tesis ke lpdp. dan gagal. Ini termasuk saat2 sedih di tahun 2015. Seminggu rasanya males keluar kamar. Mikirnya... aku harus terima kenyataan kalo aku ga pinter, and have nothing special. Sedih. Ngga... ini nulisnya ga sambil nangis kok.
Secara umum, ga banyak yang terjadi di tahun 2015. Tapi aku bersyukur. Aku bersyukur karna Tuhan masih memberiku waktu.
Tuhan masih menyayangiku dan keluarngaku.
Tuhan masih memberiku pepadang, tuntunanNya disetiap langkahku.
Walaupun kadang aku masih suka nakal.
Makasi Sang Guru :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar